Sabtu, 28 Desember 2013

Ayam Nanking


Di libur semester 7 ini kita mulai perjalanan masak-memasak kita dengan Ayam Nanking. Berawal dari iseng membaca buku resep yang tergeletak di rumah kemudian menemukan resep yang sepertinya bahan dan prosesnya tidak susah. Langsung saja dicoba resep Ayam Nanking yang kuambil dari Buku Menu Sehari-hari dan Akhir Pekan Vol. 1 buatan Yasa Boga.

Bahan:
  • 500 gr ayam broiler tanpa kulit (kalau aku ayam fillet)
  • 2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 5 sdm kecap inggris
  • 2 sdm kecap asin
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 2 btr putih telur kocok
  • 100 gr tepung panir/roti
Cara:
  1. Cincang kasar tiap potong dada ayam sampai tidak terputus (dpt diangkat), rendam 10 menit dengan: campuran kecap, merica, dan bawang putih
  2. Lumuri daging ayam dengan tepung panir, celup ke putih telur, kemudian lumuri lagi dengan tepung. Tepuk-tepuk agar tepung melekat dengan baik. Simpan 15 menit dalam lemari pendingin
  3. Panaskan 5 sdm minyak dalam wajan datar, goreng tiap dada ayam dengan api sedang sampai matang kecoklatan
  4. Saring sisa minyak, tambahkan bila perlu, tuang dan didihkan sisa bumbu perendam sambil diaduk, angkat. Siramkan ke atas ayam goreng saat disajikan
Karena direndam terlebih dahulu maka rasa ayamnya jadi enak ngga hambar seperti ayam biasa. Tapi untuk sausnya lidahku agak kurang cocok dengan resep tersebut, cukup asam. Jadi aku cari alternatif lain saus ayam nanking yang ada gurih-gurihnya, yaitu yang pakai kaldu ayam. Akhirnya setelah browsing menemukan resep saus dari resepkulinerenak dengan sedikit modifikasi:
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 buah bawang bombay, iris half moon
  • 1 sdt garam
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 1/2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap inggris
  • 300 ml air kaldu ayam (aku buat dari 300 ml air+3 sdt kaldu bubuk)
  • 2 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air
Cara membuatnya adalah pertama dengan menumis bawang putih dan bawang bombay dengan sekitar 2 sdm minyak, tambahkan garam, merica, gula, kecap manis, kecap inggris, aduk rata. Tambahkan kaldu ayam, masak hingga mendidih, tambahkan lagi cairan maizena, masak hingga meletup-letup. Rasa di saus ini ada gurih dan manisnya, tapi rasa asamnya memang tidak sebanyak saus sebelumnya.

Selain itu ada alternatif lain juga dari blognya Mba Jessica, seperti yang ini lebih meyakinkan karena udah jelas dicoba (ntah kenapa lebih yakin resep dari blog orang lain drpd website, hehe):
  • 2 siung bawang putih,  haluskan
  • 4 sdm kecap inggris
  • 1 sdm saus tiram
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm mentega
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula
Caranya pertama tumis dulu bawang putih dengan mentega, kemudian tambahkan dengan bahan-bahan lainnya. Selamat mencoba :)

Rabu, 24 Juli 2013

Puding Merdeka




Suka dengan rasa susu fermentasi? Berarti seharusnya bakal suka juga dengan puding kali ini, hehe. Dapet resep ini dari Dapur Umami, dulu sempet download videonya dari youtube, tetapi entah kenapa sekarang udah ngga ada baik di youtube maupun websitenya. Namanya Puding Merdeka karena warnanya merah putih kali yah. Puding ini bisa dibilang cukup unik karena ternyata ngga makai bahan jelly/agar-agar. Cara membuatnya pun sangat simpel :)

Bahan:
  • 360 ml susu fermentasi (aku pakai calpico rasa original)
  • 4 sdm tepung maizena
  • 4 sdm susu kental manis
  • saus strawberry (karena sayang belinya hanya untuk ini akhirnya pakai sirup merah yang ada di rumah :p)

Cara Membuat:
  1. Campur susu fermentasi, tepung maiena, dan susu kental manis. Masak hingga adonan sangat mengental (mirip seperti lem kanji :p)
  2. Tuang adonan ke dalam cetakan kecil-kecil
  3. Dinginkan dalam lemari es kurang lebih 4 jam
  4. Sajikan dengan saus strawberry/sirup lainnya

Pertama dicoba agak kaget dengan teksturnya, dan baru ingat kalau puding ini ga memakai bahan jelly/agar-agar. Tapi kok rasanya tekstur ini ngga asing ya. Oh iya nagasari! Dan baru ingat juga kalau nagasari bahan dasarnya tepung maizena, hihi. Rasanya enak, yah rasa susu fermentasi lah ya, aku suka. Saus strawberry/sirup lainnya mengimbangi rasa asam dari puding ini. Cuma karena aku pakai sirup yang encer jadinya ngga kelihatan banget warna merah putihnya. Bukan Puding Merdeka namanya, puding calpico kali yah, hehehe. Segerr :D

Selasa, 23 Juli 2013

Puding Strawberry



Lagi-lagi puding yah, hahaha. Entah kenapa seneng banget nyoba resep puding baru, selain memang karena suka dengan puding itu sendiri, risiko gagalnya sangat kecil. Kali ini adalah puding strawberry yang resepnya masih dari Mba Hesti. Kalau di resep aslinya disertakan dengan resep vla vanillanya juga, tetapi waktu itu aku bikin dengan vla instan (walaupun rasanya jadi kurang mantap).

Bahan:
  • 300 gr strawberry, diblender dengan 150 ml air
  • 130 gr pasir atau sesuai selera
  • 300 ml susu cair
  • 200 ml susu evaporated
  • 1 bkks agar-agar warna putih
  • 1 sdt jelly bubuk
  • 1 btr kuning telur
  • 2 tetes pewarna merah tua

Cara Membuat:
  1. Campurkan semua bahan kecuali kuning telur. Saat dimasak terus diaduk.
  2. Sesaat sebelum mendidih, ambil beberapa sendok adonan puding kemudian campurkan dengan kuning telur, aduk. Masukkan adonan kuning telur tersebut ke dalam puding. Masak hingga mendidih.
Sajikan dengan vla. Rasanya seger banget. Bukan cuma rasa strawberry, tapi bener-bener rasa buah strawberry. Selamat mencobaa :D

Selasa, 29 Januari 2013

First Paper Tole!



My first paper tole finally!
Sudah sejak SD saya melihat jenis craft semacam ini, tapi baru punya kesempatan untuk merangkai dari kit sebenarnya sekarang, walaupun sewaktu SMA pernah juga membuat sendiri dan dari desain sendiri untuk prakarya, namun hasilnya kurang maksimal.

Bermula dari kunjungan saya ke Crayons Craft & Co., di terusan Jl. Aceh, Bandung. Bener-bener terkesima dengan toko craft ini. Tidak seperti toko craft lainnya yang kecil dan biasanya berada di mall-mall besar, toko ini berlokasi di suatu rumah yang cukup besar. Dari depan bangunannya juga sudah  terlihat menarik. Dan yang paling penting isi craft maupun bahan-bahannya lengkap banget. Pokoknya jangan mengaku crafter sejati deh kalo belum berkunjung ke toko ini, hehe. Selain bahan-bahan craft, toko ini juga menyediakan kursus untuk membuat berbagai macam craft, di toko ini juga bisa kursus masak yang kayaknya untuk specialist baking kue-kue.

Dan jadilah saya di sana membeli satu kit craft berupa paper tole. Tadinya tergiur untuk langsung membeli yang besar, tetapi mengingat harganya yang cukup mahal, jadinya beli yang kecil dulu deh, paper tole untuk kartu ucapan bergambar penari Bali. Dalam semalam (begadang sampai jam setengah 3 karena ngga bisa berhenti :p ) saya berhasil menyelesaikannya, cukup mudah karena memakai double tip timbul, bukan lem tembak seperti seharusnya, yang mungkin hasilnya akan lebih bagus jika dipakai untuk paper tole tingkat rumit.

Untuk sementara ini kartu ucapan paper tole ini masih jadi pemanis di samping TV kamar :)

Selasa, 13 November 2012

Bolu Coklat Sederhana


Ini salah satu resep yang patut dicoba bagi yang masih belajar baking. Dari bahan dan proses ngga terlalu ribet soalnya, hehe. Nemu resep ini pas lagi iseng-iseng browsing, dicoba bikin untuk setengah porsi ternyata berhasil loh. Setelah sekian lama gagal baking akhirnya ada juga yang berhasil. Rasa bolu dari resep ini pas buat aku karena ngga terlalu manis, tergantung selera masing-masing sih.. :)

Bahan:
  • 6 butir telur
  • 150 gr gula pasir
  • 125 gr tepung terigu
  • 25 gr coklat bubuk
  • 125 gr mentega dicairkan
  • 100 gr kacang tanah sangrai, dicincang kasar (aku ga pake ini karena ga punya bahannya :p)
  • vanili secukupnya

Cara Membuat:
  1. Kocok telur bersama gula pasir dan vanili sampai mengembang (ciri: pas kocokan mixer diangkat adonan yang nempel di kocokan ngebentuk jambul dan ga jatuh-jatuh lagi, serius ini bener ngaruh lho ternyata, hahaha). Masukkan tepung terigu yang telah diayak dengan coklat bubuk. Aduk dengan sendok kayu hingga tercampur rata.
  2. Masukkan mentega cair dan kacang sangrai. Aduk rata.
  3. Masukkan dalam cetakan yang telah diolesi dengan mentega. Panggang hingga matang. (aku kalau ngga salah sekitar 30 menit, pokoknya harus rajin dicek pakai tusuk gigi sampai adonannya ga menempel lagi)

Jumat, 10 Agustus 2012

Tofu Teriyaki


Sebenernya resep ini aslinya bernama Tahu Teriyaki yang aku dapet waktu iseng-iseng nge-Youtube dari channel Dapur Umami, dan baru tau ternyata Dapur Umami itu memang acara tv ya, hehe. Resep-resep dari Dapur Umami itu sederhana-sederhana makanya cocok buat orang yang baru belajar masak kaya aku :p. Sempet nyoba resep ini dengan tahu seperti resep aslinya, tapi terakhir kali kemaren nyoba dengan tofu, karena kebetulan adanya itu di kulkas dan bingung mau dimasak apa.

Bahan:

  • 1 tofu
  • 1 bawang bombay
  • 2 cabai merah dan hijau besar
  • 1 sachet Saori teriyaki 
  • tepung terigu
  • air secukupnya

Cara Membuat:
  1. Potong-potong tofu, kemudian bawang bombay dengan bentuk half moon. Iris mendatar cabai merah dan hijau besar, buang bijinya (tergantung mau pedasnya segimana), potong bentuk segitiga (atau sesuai selera).
  2. Lumuri tofu-tofu tersebut dengan tepung terigu sampai rata, lalu goreng. Setelah lebih kokoh angkat dan sisihkan.
  3. Tumis bawang bombay sampai layu, masukkan potongan cabai, lalu masukkan tofu tadi. Tuang Saori teriyaki, oseng-oseng sampai rata, lalu tambahkan air sesuai selera. Kuah jangan terlalu banyak agar rasa bumbu tidak hilang.
Cara memasak lebih jelasnya bisa dilihat di sini :)

Puding Zebra



Pertama kali tertarik untuk bikin ini setelah liat di buku resep yang pernah dikasih Aa. Tapi pas mau di coba di rumah eeh ternyata bukunya ketinggalan di Bandung. Akhirnya browsinglah di internet dan ketemu resep Puding Zebra dari blognya Mbak Hesti (yang sekarang sering aku coba resep-resep lainnya :p). Ternyata berhasil sodara-sodara! Teksturnya itu lho, cantik banget, dan rasanya juga kalah cantiknya.

Bahan:
  • 2 bks agar-agar bening
  • 1/2 kaleng susu kental manis
  • 5 butir telur
  • 2 sdm margarin
  • 2 sdm tepung terigu yang sudah disangrai sampai agak kecoklatan
  • 300-400 gr gula pasir (aku 300gr)
  • 50 gr coklat bubuk
  • 1/2 sdt pasta vanilli
  • 1200 ml air

Cara Membuat:
  1. Buat terlebih dulu adonan telur yang terdiri dari telur, garam, dan sebagian gula. Kocok dengan whisk sampai tercampur. Tambahkan tepung terigu yang telah disangrai. Aduk rata. Tambahkan susu kental manis, aduk rata. Kemudian saring adonan agar tidak bergerindil. Sisihkan.
  2. Masak agar-agar dengan vanilli, margarin, air, dan sisa gula tadi sampai mendidih (harus benar-benar mendidih agar adonan telur tadi matang). Segera tuang ke dalam adonan telur lalu aduk cepat sampai rata. Bagi adonan tersebut menjadi 2, salah satunya ditambah dengan coklat bubuk dengan cara mencampur coklat bubuk dengan air panas secukupnya, aduk, kemudian baru ditambahkan ke adonan agar-agar.
  3. Gunakan cetakan agar-agar seperti tulban yang tertutup, jika ada yang bongkar pasang akan lebih baik. Tetapi jika tidak, bisa menggunakan gelas untuk menutup lubang di tengahnya, karena adonan akan dituang di atas gelas tadi.
  4. Tuang adonan agar secara bergantian di atas gelas tadi sampai habis. Takaran yang paling baik untuk menuang adalah 1/2 cangkir (sebelumnya pernah menuang dengan takaran 3 sendok sayur dan teksturnya kurang rapi). Apabila menggunakan gelas lepaskan terlebih dahulu gelas tersebut kemudian dinginkan agar-agar di kulkas.