Selasa, 02 September 2014

Bunga dari Clay Sabun


Kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk beli adonan clay import? Tidak masalah karena clay juga bisa dibuat dari sabun. Punya nilai plus lagi yaitu dia wangi sampai berbulan-bulan, dan dengan pilihan warna sabun yang ada jadi ngga perlu ditambahkan pewarna lagi. Bunga clay sabun ini dibuat jaman kerja praktek, setiap weekend untuk menghilangkan stress. Sejujurnya lupa takaran adonannya gimana, karena waktu itu disesuaikan aja kalau emang kerasa kurang lentur/elastis (tambah air panas lagi, maizena lagi, dst). Tapi pernah iseng ke toko buku dan nemu buku tentang cara bikin adonannya, akhirnya aku catet apa aja bahan dan takarannya, hahaha.

Alat dan Bahan:

  • Tepung tapioka (350 gr), aku pake maizena sih waktu itu
  • Sabun (1 batang), aku pakai sabun yang warnanya lucu dan wangi buah
  • Lem putih (400 gr), aku pakai lem fox
  • Parutan keju
  • Blender bumbu, waktu itu aku ngga pake sih  

Cara Membuat:

  1. Parut sabun dengan parutan keju
  2. Campur bubuk sabun dengan tepung (kalau di bukunya pakai blender bumbu), tapi waktu itu aku campur biasa aja
  3. Masukkan lem putih, uleni adonan sampai kalis/elastis. Kalau dirasa masih terlalu keras bisa ditambahin air panas sedikit (kalau di bahan dari buku itu ngga ada ya)
  4. Simpan dalam plastik biar ngga cepet beku
Setelah adonan jadi sebenernya terserah mau dibentuk apa, aku kebetulan waktu itu ngebentuk bunga. Buatnya per kelopak: ambil sedikit adonan, dibentuk bulat, pipihkan, lalu tempel ke putik yang sebelumnya udah ditusuk dengan kawat. Saranku untuk batang pake kawat yang agak tebel biar dia ngga keberatan. Kalau udah jadi, batang bisa kita bungkus dengan selotip daun/kertas crepe, sekalian kita tempel daun-daun kecil saat ngebungkusnya.

Keranjang Mini dari Botol Plastik Bekas


Ada saat-saat diri ini sadar kalau ternyata selama ini nyampah banget. Hampir setiap hari beli minuman botol plastik lalu dibuang begitu saja. Lagi-lagi iseng dan cari di google dengan keywords: what can you do with plastic bottle, terpikir untuk bikin sesuatu, dan pada akhirnya malah nemu di youtube tentang cara bikin keranjang mini dari botol plastik bekas. Dengan minimnya pengetahuan mengenai jenis benang waktu itu, aku beli benang wool lokal 5 ribuan segulung yang tipis banget buat bikin keranjang pertama. Berhasil sih, tapi dikarenakan kurangnya niat waktu bikin, jadi tali keranjang yang seharusnya dijahit ngga aku jahit, cuma ditempel. Alhasil sekarang talinya sering keputus. Rencana bakal aku jahit suatu hari nanti - kalau inget dan lagi kepengen, hehe. Cara pembuatan bisa dilihat di video ini, salut banget dengan kreativitas usernya, kelihatan dari video-video lainnya yang dia upload. Patut dicoba untuk proyek lainnya :D


Crochet Tatakan Gelas


Dikarenakan masih banyaknya sisa wool kuning bekas bikin kantung hp, akhirnya dengan hawa iseng dan kurang kerjaan (padahal sebenernya kerjaan numpuk banget), cuma entah kenapa menyempatkan untuk pull & push through the loop ini, sekalian refreshing kali yah, aku bikin beberapa tatakan gelas, atau dalam bahasa inggris disebut dengan coasters. Ada dua model tatakan gelas yang aku bikin, yang pertama bentuk yang amat sangat basic, round coasters, yang sebenernya merupakan teknik membuat alas untuk bungkus jar atau kupluk (beanie). Bentuk kedua ada sedikit aksen di pinggir tatakannya, yaitu shell edging (karena memang bentuknya diidentikkan dengan kerang). Cara membuat bisa dilihat di video-video berikut ini. Yang pertama untuk round coasters dan yang kedua untuk shell edging coasters. Selamat mencoba :)




Crochet Jars


Almost have no idea mau ngasih kado apa untuk si dYa, mau bikin sesuatu yang bisa dipajang, useful, tapi ngga terlalu ribet bikinnya. Iseng-iseng cari inspirasi di Pinterest, dan memang ternyata pinterest cocok banget buat nyari inspirasi, apalagi beberapa gambar ternyata disertain link cara buatnya. Akhirnya memutuskan untuk bikin crochet jar dua buah, yang besar bisa untuk pensil/pulpen, yang kecil ntah buat apapun, pemanis aja biar ada pasangannya aja dia, berdua lebih baik kan, hahaha. Kedua gelas dibeli di Borma Dago, murah banget semuanya di bawah 5 ribu (ups, bongkar kartu). Cuma benangnya ini yang rada tekor. Rencana ingin pakai benang mercerized cotton (yang pasti import), dan ternyata ketika main ke Crayon's Craft & Co, harganya udah di luar jangkauan mahasiswa tingkat akhir yang lagi kere, 100 ribuan lebih, walaupun memang tekstur benangnya pas banget dengan yang aku pengen. Akhirnya memutuskan untuk beli benang cotton Turki yang cenderung lebih murah yang gradasi, jadi dengan harga sekian udah dapet dua warna ibaratnya. Teksturnya juga jauh lebih lembut dibandingkan wool lokal yang aku pakai untuk membuat kantung hp.

Disesuaikan untuk benang yang adanya itu, aku pakai hook rose ukuran 6, dan ukuran 5 untuk 2 row terakhir di mulut gelas. Untuk pola dasar bisa dilihat di halaman ini. Untuk aksen lubang kotak-kotak di tengah aku pakai double treble crochet yang diselang-seling (longkap satu stitch). Pure coba-coba modif itu tapi ternyata berhasil juga :D

Rabu, 18 Juni 2014

Kantung Hp Rajut


Sebenarnya mungkin bukan rajut ya, rajut dalam Bahasa Inggris "knit", sedangkan "crochet" yang digunakan dalam pembuatan kantung hp ini jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti renda. Teknik jahitan (stitches) yang digunakan cukup dasar (single & double crochet/ sc & dc) jadi tidak terlalu sulit membuatnya. Aku pakai hook ukuran 4.0 mm dan benang wool lokal 3 ply. Hasil ngobrol-ngobrol dengan Kokoh anak pemilik toko tempat aku beli, ternyata yang disebut-sebut sebagai wool korea ini udah diproduksi di Jawa Tengah makanya harganya sudah terjangkau, selama ini dikira semua benang import. Untuk pemula yang masih belum terlalu lancar membaca pola bisa liat video tutorialnya langsung di bawah ini. Sedangkan untuk polanya sendiri bisa didapat dari website Crochet Hooks You punya Ms. Paula yang baik hati mau berbagi ilmu crochetingnya. Happy crocheting! :D


Senin, 30 Desember 2013

Risol Daging Mayo


Sebenarnya udah pernah coba bikin ini waktu bulan puasa lalu, cuma ngga sempat difoto karena jadi beberapa saat sebelum buka dan langsung diserbu sama penghuni rumah. Tapi barusan coba bikin lagi karena kebetulan ada semua bahan-bahannya. Bikin risoles ternyata ngga sesulit yang dikira lho ;). Ini dia resepnya, aku ambil dari Dapur Umami.

Bahan:
  • 150 gr terigu protein sedang
  • 1/2 sdt garam
  • 3 butir telur (2 butir untuk balutan, kocok lepas)
  • 100 gr tepung roti kasar warna orange (aku waktu itu pake yg halus karena adanya yang itu di rumah)
  • 3 sdm minyak untuk dicampur ke adonan
Isian:
  • 100 gr mayonaise (aku dicampur garam dan kaldu bubuk sampai gurih, dan sekitar 1 sdm saus sambal)
  • 6 lbr daging asap
  • 50 gr bayam rebus (aku waktu itu ngga make)
  • Bahan isian bisa ditambahkan telur rebus, keju, dll (kreasi sendiri deh pokoknya :))
Cara:
  1. Isian: Potong daging asap kecil-kecil (ukuran sesuai selera) dan masak terlebih dahulu hingga matang. Potong bayam rebus. Campur bayam, daging asap, mayoonaise, aduk rata, sisihkan
  2. Kulit: Campur terigu, telur, garam, minyak goreng, dan susu cair, aduk rata.
  3. Masak adonan kulit bentuk dadar di wajan hingga matang, angkat, dan dinginkan.
  4. Isi setiap dadar dengan bahan isian, lipat bentuk risol, balut dengan telur dan tepung roti. Kalau tepung roti yang dipakai terlalu halus, bisa dibalut dengan telur dan tepung roti sekali lagi.
  5. Goreng risol hingga warnanya kuning keemasan/kecoklatan, angkat, tiriskan, dan sajikan
Untuk edisi ini, maaf banget yah fotonya rada teu baleg, buru-buru mau dimakan soalnya, hihi ;)

Sabtu, 28 Desember 2013

Ayam Nanking


Di libur semester 7 ini kita mulai perjalanan masak-memasak kita dengan Ayam Nanking. Berawal dari iseng membaca buku resep yang tergeletak di rumah kemudian menemukan resep yang sepertinya bahan dan prosesnya tidak susah. Langsung saja dicoba resep Ayam Nanking yang kuambil dari Buku Menu Sehari-hari dan Akhir Pekan Vol. 1 buatan Yasa Boga.

Bahan:
  • 500 gr ayam broiler tanpa kulit (kalau aku ayam fillet)
  • 2 siung bawang putih, dihaluskan
  • 5 sdm kecap inggris
  • 2 sdm kecap asin
  • 1/2 sdt merica bubuk
  • 2 btr putih telur kocok
  • 100 gr tepung panir/roti
Cara:
  1. Cincang kasar tiap potong dada ayam sampai tidak terputus (dpt diangkat), rendam 10 menit dengan: campuran kecap, merica, dan bawang putih
  2. Lumuri daging ayam dengan tepung panir, celup ke putih telur, kemudian lumuri lagi dengan tepung. Tepuk-tepuk agar tepung melekat dengan baik. Simpan 15 menit dalam lemari pendingin
  3. Panaskan 5 sdm minyak dalam wajan datar, goreng tiap dada ayam dengan api sedang sampai matang kecoklatan
  4. Saring sisa minyak, tambahkan bila perlu, tuang dan didihkan sisa bumbu perendam sambil diaduk, angkat. Siramkan ke atas ayam goreng saat disajikan
Karena direndam terlebih dahulu maka rasa ayamnya jadi enak ngga hambar seperti ayam biasa. Tapi untuk sausnya lidahku agak kurang cocok dengan resep tersebut, cukup asam. Jadi aku cari alternatif lain saus ayam nanking yang ada gurih-gurihnya, yaitu yang pakai kaldu ayam. Akhirnya setelah browsing menemukan resep saus dari resepkulinerenak dengan sedikit modifikasi:
  • 2 siung bawang putih
  • 1/2 buah bawang bombay, iris half moon
  • 1 sdt garam
  • 1/4 sdt merica bubuk
  • 1/2 sdt gula pasir
  • 1 1/2 sdm kecap manis
  • 1 sdm kecap inggris
  • 300 ml air kaldu ayam (aku buat dari 300 ml air+3 sdt kaldu bubuk)
  • 2 sdt tepung maizena, larutkan dengan 1 sdm air
Cara membuatnya adalah pertama dengan menumis bawang putih dan bawang bombay dengan sekitar 2 sdm minyak, tambahkan garam, merica, gula, kecap manis, kecap inggris, aduk rata. Tambahkan kaldu ayam, masak hingga mendidih, tambahkan lagi cairan maizena, masak hingga meletup-letup. Rasa di saus ini ada gurih dan manisnya, tapi rasa asamnya memang tidak sebanyak saus sebelumnya.

Selain itu ada alternatif lain juga dari blognya Mba Jessica, seperti yang ini lebih meyakinkan karena udah jelas dicoba (ntah kenapa lebih yakin resep dari blog orang lain drpd website, hehe):
  • 2 siung bawang putih,  haluskan
  • 4 sdm kecap inggris
  • 1 sdm saus tiram
  • 2 sdm kecap manis
  • 2 sdm mentega
  • 1 sdt garam
  • 1 sdm gula
Caranya pertama tumis dulu bawang putih dengan mentega, kemudian tambahkan dengan bahan-bahan lainnya. Selamat mencoba :)

Rabu, 24 Juli 2013

Puding Merdeka




Suka dengan rasa susu fermentasi? Berarti seharusnya bakal suka juga dengan puding kali ini, hehe. Dapet resep ini dari Dapur Umami, dulu sempet download videonya dari youtube, tetapi entah kenapa sekarang udah ngga ada baik di youtube maupun websitenya. Namanya Puding Merdeka karena warnanya merah putih kali yah. Puding ini bisa dibilang cukup unik karena ternyata ngga makai bahan jelly/agar-agar. Cara membuatnya pun sangat simpel :)

Bahan:
  • 360 ml susu fermentasi (aku pakai calpico rasa original)
  • 4 sdm tepung maizena
  • 4 sdm susu kental manis
  • saus strawberry (karena sayang belinya hanya untuk ini akhirnya pakai sirup merah yang ada di rumah :p)

Cara Membuat:
  1. Campur susu fermentasi, tepung maiena, dan susu kental manis. Masak hingga adonan sangat mengental (mirip seperti lem kanji :p)
  2. Tuang adonan ke dalam cetakan kecil-kecil
  3. Dinginkan dalam lemari es kurang lebih 4 jam
  4. Sajikan dengan saus strawberry/sirup lainnya

Pertama dicoba agak kaget dengan teksturnya, dan baru ingat kalau puding ini ga memakai bahan jelly/agar-agar. Tapi kok rasanya tekstur ini ngga asing ya. Oh iya nagasari! Dan baru ingat juga kalau nagasari bahan dasarnya tepung maizena, hihi. Rasanya enak, yah rasa susu fermentasi lah ya, aku suka. Saus strawberry/sirup lainnya mengimbangi rasa asam dari puding ini. Cuma karena aku pakai sirup yang encer jadinya ngga kelihatan banget warna merah putihnya. Bukan Puding Merdeka namanya, puding calpico kali yah, hehehe. Segerr :D

Selasa, 23 Juli 2013

Puding Strawberry



Lagi-lagi puding yah, hahaha. Entah kenapa seneng banget nyoba resep puding baru, selain memang karena suka dengan puding itu sendiri, risiko gagalnya sangat kecil. Kali ini adalah puding strawberry yang resepnya masih dari Mba Hesti. Kalau di resep aslinya disertakan dengan resep vla vanillanya juga, tetapi waktu itu aku bikin dengan vla instan (walaupun rasanya jadi kurang mantap).

Bahan:
  • 300 gr strawberry, diblender dengan 150 ml air
  • 130 gr pasir atau sesuai selera
  • 300 ml susu cair
  • 200 ml susu evaporated
  • 1 bkks agar-agar warna putih
  • 1 sdt jelly bubuk
  • 1 btr kuning telur
  • 2 tetes pewarna merah tua

Cara Membuat:
  1. Campurkan semua bahan kecuali kuning telur. Saat dimasak terus diaduk.
  2. Sesaat sebelum mendidih, ambil beberapa sendok adonan puding kemudian campurkan dengan kuning telur, aduk. Masukkan adonan kuning telur tersebut ke dalam puding. Masak hingga mendidih.
Sajikan dengan vla. Rasanya seger banget. Bukan cuma rasa strawberry, tapi bener-bener rasa buah strawberry. Selamat mencobaa :D

Selasa, 29 Januari 2013

First Paper Tole!



My first paper tole finally!
Sudah sejak SD saya melihat jenis craft semacam ini, tapi baru punya kesempatan untuk merangkai dari kit sebenarnya sekarang, walaupun sewaktu SMA pernah juga membuat sendiri dan dari desain sendiri untuk prakarya, namun hasilnya kurang maksimal.

Bermula dari kunjungan saya ke Crayons Craft & Co., di terusan Jl. Aceh, Bandung. Bener-bener terkesima dengan toko craft ini. Tidak seperti toko craft lainnya yang kecil dan biasanya berada di mall-mall besar, toko ini berlokasi di suatu rumah yang cukup besar. Dari depan bangunannya juga sudah  terlihat menarik. Dan yang paling penting isi craft maupun bahan-bahannya lengkap banget. Pokoknya jangan mengaku crafter sejati deh kalo belum berkunjung ke toko ini, hehe. Selain bahan-bahan craft, toko ini juga menyediakan kursus untuk membuat berbagai macam craft, di toko ini juga bisa kursus masak yang kayaknya untuk specialist baking kue-kue.

Dan jadilah saya di sana membeli satu kit craft berupa paper tole. Tadinya tergiur untuk langsung membeli yang besar, tetapi mengingat harganya yang cukup mahal, jadinya beli yang kecil dulu deh, paper tole untuk kartu ucapan bergambar penari Bali. Dalam semalam (begadang sampai jam setengah 3 karena ngga bisa berhenti :p ) saya berhasil menyelesaikannya, cukup mudah karena memakai double tip timbul, bukan lem tembak seperti seharusnya, yang mungkin hasilnya akan lebih bagus jika dipakai untuk paper tole tingkat rumit.

Untuk sementara ini kartu ucapan paper tole ini masih jadi pemanis di samping TV kamar :)

Selasa, 13 November 2012

Bolu Coklat Sederhana


Ini salah satu resep yang patut dicoba bagi yang masih belajar baking. Dari bahan dan proses ngga terlalu ribet soalnya, hehe. Nemu resep ini pas lagi iseng-iseng browsing, dicoba bikin untuk setengah porsi ternyata berhasil loh. Setelah sekian lama gagal baking akhirnya ada juga yang berhasil. Rasa bolu dari resep ini pas buat aku karena ngga terlalu manis, tergantung selera masing-masing sih.. :)

Bahan:
  • 6 butir telur
  • 150 gr gula pasir
  • 125 gr tepung terigu
  • 25 gr coklat bubuk
  • 125 gr mentega dicairkan
  • 100 gr kacang tanah sangrai, dicincang kasar (aku ga pake ini karena ga punya bahannya :p)
  • vanili secukupnya

Cara Membuat:
  1. Kocok telur bersama gula pasir dan vanili sampai mengembang (ciri: pas kocokan mixer diangkat adonan yang nempel di kocokan ngebentuk jambul dan ga jatuh-jatuh lagi, serius ini bener ngaruh lho ternyata, hahaha). Masukkan tepung terigu yang telah diayak dengan coklat bubuk. Aduk dengan sendok kayu hingga tercampur rata.
  2. Masukkan mentega cair dan kacang sangrai. Aduk rata.
  3. Masukkan dalam cetakan yang telah diolesi dengan mentega. Panggang hingga matang. (aku kalau ngga salah sekitar 30 menit, pokoknya harus rajin dicek pakai tusuk gigi sampai adonannya ga menempel lagi)

Jumat, 10 Agustus 2012

Tofu Teriyaki


Sebenernya resep ini aslinya bernama Tahu Teriyaki yang aku dapet waktu iseng-iseng nge-Youtube dari channel Dapur Umami, dan baru tau ternyata Dapur Umami itu memang acara tv ya, hehe. Resep-resep dari Dapur Umami itu sederhana-sederhana makanya cocok buat orang yang baru belajar masak kaya aku :p. Sempet nyoba resep ini dengan tahu seperti resep aslinya, tapi terakhir kali kemaren nyoba dengan tofu, karena kebetulan adanya itu di kulkas dan bingung mau dimasak apa.

Bahan:

  • 1 tofu
  • 1 bawang bombay
  • 2 cabai merah dan hijau besar
  • 1 sachet Saori teriyaki 
  • tepung terigu
  • air secukupnya

Cara Membuat:
  1. Potong-potong tofu, kemudian bawang bombay dengan bentuk half moon. Iris mendatar cabai merah dan hijau besar, buang bijinya (tergantung mau pedasnya segimana), potong bentuk segitiga (atau sesuai selera).
  2. Lumuri tofu-tofu tersebut dengan tepung terigu sampai rata, lalu goreng. Setelah lebih kokoh angkat dan sisihkan.
  3. Tumis bawang bombay sampai layu, masukkan potongan cabai, lalu masukkan tofu tadi. Tuang Saori teriyaki, oseng-oseng sampai rata, lalu tambahkan air sesuai selera. Kuah jangan terlalu banyak agar rasa bumbu tidak hilang.
Cara memasak lebih jelasnya bisa dilihat di sini :)

Puding Zebra



Pertama kali tertarik untuk bikin ini setelah liat di buku resep yang pernah dikasih Aa. Tapi pas mau di coba di rumah eeh ternyata bukunya ketinggalan di Bandung. Akhirnya browsinglah di internet dan ketemu resep Puding Zebra dari blognya Mbak Hesti (yang sekarang sering aku coba resep-resep lainnya :p). Ternyata berhasil sodara-sodara! Teksturnya itu lho, cantik banget, dan rasanya juga kalah cantiknya.

Bahan:
  • 2 bks agar-agar bening
  • 1/2 kaleng susu kental manis
  • 5 butir telur
  • 2 sdm margarin
  • 2 sdm tepung terigu yang sudah disangrai sampai agak kecoklatan
  • 300-400 gr gula pasir (aku 300gr)
  • 50 gr coklat bubuk
  • 1/2 sdt pasta vanilli
  • 1200 ml air

Cara Membuat:
  1. Buat terlebih dulu adonan telur yang terdiri dari telur, garam, dan sebagian gula. Kocok dengan whisk sampai tercampur. Tambahkan tepung terigu yang telah disangrai. Aduk rata. Tambahkan susu kental manis, aduk rata. Kemudian saring adonan agar tidak bergerindil. Sisihkan.
  2. Masak agar-agar dengan vanilli, margarin, air, dan sisa gula tadi sampai mendidih (harus benar-benar mendidih agar adonan telur tadi matang). Segera tuang ke dalam adonan telur lalu aduk cepat sampai rata. Bagi adonan tersebut menjadi 2, salah satunya ditambah dengan coklat bubuk dengan cara mencampur coklat bubuk dengan air panas secukupnya, aduk, kemudian baru ditambahkan ke adonan agar-agar.
  3. Gunakan cetakan agar-agar seperti tulban yang tertutup, jika ada yang bongkar pasang akan lebih baik. Tetapi jika tidak, bisa menggunakan gelas untuk menutup lubang di tengahnya, karena adonan akan dituang di atas gelas tadi.
  4. Tuang adonan agar secara bergantian di atas gelas tadi sampai habis. Takaran yang paling baik untuk menuang adalah 1/2 cangkir (sebelumnya pernah menuang dengan takaran 3 sendok sayur dan teksturnya kurang rapi). Apabila menggunakan gelas lepaskan terlebih dahulu gelas tersebut kemudian dinginkan agar-agar di kulkas.

Sabtu, 23 Juni 2012

Custard Pudding



Inilah biang kerok yang bikin aku ketagihan masak, Resepnya pernah dishare di tumblrnya Gesti, dan ternyata berasal dari video youtube Cooking With Dog buatan orang Jepang. Beberapa orang kurang suka puding ini karena masih ada rasa telurnya (eggy taste), termasuk aku, hehe. Tapi beberapa orang ngga ada masalah dengan rasa ini, salah satunya mamahku :)

Bahan:
Caramel
  • 4 sdm gula
  • 1 sdm air
  • 1,5-2 sdm air panas
Adonan Telur
  • 2 btr telur
  • 200 ml susu plain
  • 5 sdm gula
  • vanilli 1/4 sdt (optional bagi yang ngga suka eggy taste)

Cara Membuat
Caramel
  1. Masak gula dengan air dengan api sedang, sembari sekali-kali mengangkat dan memutar panci agar air merata pada gula.
  2. Ketika larutan gula tersebut sudah menjadi caramel (berwarna coklat agak tua), langsung siram caramel tersebut dengan air panas, sehingga caramel kembali menjadi lebih cair. Timing memasak caramel ini benar-benar harus tepat ngga boleh terlambat, kalau ngga caramel akan membeku.
  3. Tuang caramel ke dalam cup (4 buah dan terbuat dari ramequin atau alumunium) yang telah diolesi margarin sebelumnya.
Egg Mixture
  1. Kocok telur dengan whisk, pastikan whisk tidak meninggalkan dasar mangkuk agar kocokan tidak menimbulkan busa yang banyak pada telur.
  2. Masak gula dengan susu sampai gulanya terlarut, tambahkan vanilli.
  3. Matikan api, kemudian campur susu tadi ke dalam telur, kocok merata.
  4. Tuang ke dalam cup, di atas caramel tadi, lalu bungkus cup tersebut dengan alumunium foil.
  5. Kukus keempat cup tadi pada panci besar yang berisi air setinggi setengah dari tinggi cup tersebut. Beri alas kain antara cup dengan panci untuk mencegah panas berlebih pada dasar cup.
  6. Waktu untuk mengukus kalau dari resep sekitar 18-20 menit, tapi aku lebih prefer 30-40 menit supaya tekstur pudingnya lebih firm (kokoh).

Rabu, 13 Juni 2012

Puding Lapis Busa Mocca



Ini dia resep pertama yang bakal aku share. Resepnya dari nenekku yang ada di Bandung. Terakhir bikin bareng waktu jaman SD dan udah bener-bener lupa takarannya karena ngga pernah kucatet. Setelah sempet gagal nyoba akhirnya nemuin takaran yang pas supaya lapisan busanya mengeras.

Bahan:
Puding Mocca
  • 1 bks agar-agar putih
  • 1 gelas gula
  • 1 sdt pasta mocca
  • 900 ml air
Lapisan Busa
  • 1 bks agar-agar putih
  • 1/2 gelas gula
  • 400 ml air
  • 1/2 sdt pasta mocca
  • 1 putih telur

Cara Membuat:
Puding Mocca
  1. Masak semua bahan sampai mendidih, tuangkan di loyang.
Lapisan Busa
  1. Kocok putih telur dengan mixer sampai mengembang, sisihkan.
  2. Masak semua bahan sisanya (agar-agar) sampai mendidih.
  3. Tuang agar-agar dalam keadaan panas ke dalam kocokan putih telur, kocok kembali dengan mixer sampai tercampur.
  4. Tuang adonan ke loyang, di atas puding moka tadi.
Untuk lapisan busa yang lebih tebal bisa ditambah putih telurnya, asalkan perbandingan dengan bahan lainnya tetap sama. Satu putih telur : 1 bungkus agar-agar : 400 ml air.

Hai!

Akhirnya jadi juga blog kedua ini. Ngga kedua juga sih, mungkin kesekian, hehe. Blog ini rencananya dikhususkan untuk post yang berhubungan dengan hasil karya yang udah aku bikin, makanya dikasih judul Handmade. Kenapa ngga disatuin dengan Missglasses di Wordpress? Jawabannya sih, karena rasanya jenis post yang ada di sana bakal jauh berbeda dengan post yang bakal di sini, hahaha :p. Selain itu dibikin terpisah juga supaya dapat memotivasi buat terus mencoba, karena pasti bakal ada rasa ngga tega kalau blog ini kosong atau isinya sedikit banget. Semoga post aku nantinya bisa bermanfaat buat yang bacanya yaa :)