Selasa, 02 September 2014

Bunga dari Clay Sabun


Kondisi keuangan tidak memungkinkan untuk beli adonan clay import? Tidak masalah karena clay juga bisa dibuat dari sabun. Punya nilai plus lagi yaitu dia wangi sampai berbulan-bulan, dan dengan pilihan warna sabun yang ada jadi ngga perlu ditambahkan pewarna lagi. Bunga clay sabun ini dibuat jaman kerja praktek, setiap weekend untuk menghilangkan stress. Sejujurnya lupa takaran adonannya gimana, karena waktu itu disesuaikan aja kalau emang kerasa kurang lentur/elastis (tambah air panas lagi, maizena lagi, dst). Tapi pernah iseng ke toko buku dan nemu buku tentang cara bikin adonannya, akhirnya aku catet apa aja bahan dan takarannya, hahaha.

Alat dan Bahan:

  • Tepung tapioka (350 gr), aku pake maizena sih waktu itu
  • Sabun (1 batang), aku pakai sabun yang warnanya lucu dan wangi buah
  • Lem putih (400 gr), aku pakai lem fox
  • Parutan keju
  • Blender bumbu, waktu itu aku ngga pake sih  

Cara Membuat:

  1. Parut sabun dengan parutan keju
  2. Campur bubuk sabun dengan tepung (kalau di bukunya pakai blender bumbu), tapi waktu itu aku campur biasa aja
  3. Masukkan lem putih, uleni adonan sampai kalis/elastis. Kalau dirasa masih terlalu keras bisa ditambahin air panas sedikit (kalau di bahan dari buku itu ngga ada ya)
  4. Simpan dalam plastik biar ngga cepet beku
Setelah adonan jadi sebenernya terserah mau dibentuk apa, aku kebetulan waktu itu ngebentuk bunga. Buatnya per kelopak: ambil sedikit adonan, dibentuk bulat, pipihkan, lalu tempel ke putik yang sebelumnya udah ditusuk dengan kawat. Saranku untuk batang pake kawat yang agak tebel biar dia ngga keberatan. Kalau udah jadi, batang bisa kita bungkus dengan selotip daun/kertas crepe, sekalian kita tempel daun-daun kecil saat ngebungkusnya.

Keranjang Mini dari Botol Plastik Bekas


Ada saat-saat diri ini sadar kalau ternyata selama ini nyampah banget. Hampir setiap hari beli minuman botol plastik lalu dibuang begitu saja. Lagi-lagi iseng dan cari di google dengan keywords: what can you do with plastic bottle, terpikir untuk bikin sesuatu, dan pada akhirnya malah nemu di youtube tentang cara bikin keranjang mini dari botol plastik bekas. Dengan minimnya pengetahuan mengenai jenis benang waktu itu, aku beli benang wool lokal 5 ribuan segulung yang tipis banget buat bikin keranjang pertama. Berhasil sih, tapi dikarenakan kurangnya niat waktu bikin, jadi tali keranjang yang seharusnya dijahit ngga aku jahit, cuma ditempel. Alhasil sekarang talinya sering keputus. Rencana bakal aku jahit suatu hari nanti - kalau inget dan lagi kepengen, hehe. Cara pembuatan bisa dilihat di video ini, salut banget dengan kreativitas usernya, kelihatan dari video-video lainnya yang dia upload. Patut dicoba untuk proyek lainnya :D


Crochet Tatakan Gelas


Dikarenakan masih banyaknya sisa wool kuning bekas bikin kantung hp, akhirnya dengan hawa iseng dan kurang kerjaan (padahal sebenernya kerjaan numpuk banget), cuma entah kenapa menyempatkan untuk pull & push through the loop ini, sekalian refreshing kali yah, aku bikin beberapa tatakan gelas, atau dalam bahasa inggris disebut dengan coasters. Ada dua model tatakan gelas yang aku bikin, yang pertama bentuk yang amat sangat basic, round coasters, yang sebenernya merupakan teknik membuat alas untuk bungkus jar atau kupluk (beanie). Bentuk kedua ada sedikit aksen di pinggir tatakannya, yaitu shell edging (karena memang bentuknya diidentikkan dengan kerang). Cara membuat bisa dilihat di video-video berikut ini. Yang pertama untuk round coasters dan yang kedua untuk shell edging coasters. Selamat mencoba :)




Crochet Jars


Almost have no idea mau ngasih kado apa untuk si dYa, mau bikin sesuatu yang bisa dipajang, useful, tapi ngga terlalu ribet bikinnya. Iseng-iseng cari inspirasi di Pinterest, dan memang ternyata pinterest cocok banget buat nyari inspirasi, apalagi beberapa gambar ternyata disertain link cara buatnya. Akhirnya memutuskan untuk bikin crochet jar dua buah, yang besar bisa untuk pensil/pulpen, yang kecil ntah buat apapun, pemanis aja biar ada pasangannya aja dia, berdua lebih baik kan, hahaha. Kedua gelas dibeli di Borma Dago, murah banget semuanya di bawah 5 ribu (ups, bongkar kartu). Cuma benangnya ini yang rada tekor. Rencana ingin pakai benang mercerized cotton (yang pasti import), dan ternyata ketika main ke Crayon's Craft & Co, harganya udah di luar jangkauan mahasiswa tingkat akhir yang lagi kere, 100 ribuan lebih, walaupun memang tekstur benangnya pas banget dengan yang aku pengen. Akhirnya memutuskan untuk beli benang cotton Turki yang cenderung lebih murah yang gradasi, jadi dengan harga sekian udah dapet dua warna ibaratnya. Teksturnya juga jauh lebih lembut dibandingkan wool lokal yang aku pakai untuk membuat kantung hp.

Disesuaikan untuk benang yang adanya itu, aku pakai hook rose ukuran 6, dan ukuran 5 untuk 2 row terakhir di mulut gelas. Untuk pola dasar bisa dilihat di halaman ini. Untuk aksen lubang kotak-kotak di tengah aku pakai double treble crochet yang diselang-seling (longkap satu stitch). Pure coba-coba modif itu tapi ternyata berhasil juga :D

Rabu, 18 Juni 2014

Kantung Hp Rajut


Sebenarnya mungkin bukan rajut ya, rajut dalam Bahasa Inggris "knit", sedangkan "crochet" yang digunakan dalam pembuatan kantung hp ini jika diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia berarti renda. Teknik jahitan (stitches) yang digunakan cukup dasar (single & double crochet/ sc & dc) jadi tidak terlalu sulit membuatnya. Aku pakai hook ukuran 4.0 mm dan benang wool lokal 3 ply. Hasil ngobrol-ngobrol dengan Kokoh anak pemilik toko tempat aku beli, ternyata yang disebut-sebut sebagai wool korea ini udah diproduksi di Jawa Tengah makanya harganya sudah terjangkau, selama ini dikira semua benang import. Untuk pemula yang masih belum terlalu lancar membaca pola bisa liat video tutorialnya langsung di bawah ini. Sedangkan untuk polanya sendiri bisa didapat dari website Crochet Hooks You punya Ms. Paula yang baik hati mau berbagi ilmu crochetingnya. Happy crocheting! :D